Header Ads


Mari Belajar DJ Scratching

Bagi suka ngeDisc jockey biasa disingkat DJ, berikut ini beberapa cara Scratching. Untuk bisa scratch DJ dengan mudah, sebelumnya Anda harus  mempelajari technics scratching, dan tentunya wajib bagi kamu sudah mengerti seperti : apa itu turntable dan cara bekerjanya secara umum, lalu menguasai teknik dj mixing, dan mengerti bagaimana cara menggunakan peralatan- peralatan yang akan digunakan untuk scratching.

Scratching adalah teknik yang paling populer bagi yang awam DJ. Biasanya teknis ini menjadi  menjadi pertanyaan pertama oleh seorang murid DJ kepada mentornya. Secara definisi, scratching adalah pengulangan nada atau elemen dengan cara menggesek maju atau mundur vinyl (piringan) dengan teknik-teknik tertentu. Tujuannya adalah untuk mengisi fill pada sebuah lagu. Kalau dianalogikan seperti interlude sebuah gitar pada sebuah lagu.

 Nih Video Contoh Teknik Scratching di Part 2

Beberapa teknik dalam scratching yaitu baby scratch, flare, dan scrable. Baby scratch adalah teknik scratching paling dasar. Caranya, dengan menggesek maju mundur vinyl. Disarankan posisi jari saat scrathing di posisi jam 9 vinyl.

Semua pengetahuan yang disebut diatas tadi adalah penting, mengingat teknik scratching adalah teknik yg rumit dan komplex dibanding teknik lainnya. Tentunya bagi yang baru belajar dj, disarankan untuk memperbanyak baca artikel yg berhubungan dengan tehnik mixing, peralatan, turntable dan lainnya.

Tehnik Scratching dan Beat Juggling adalah tentang bagaimana kamu menggerakan piringan hitam/records back and forth (kedepan dan kebelakang) dalam kecepatan yg tinggi. Jadi, sebelum belajar scratching, syarat yang utama tentunya Anda harus memiliki peralatan dj yg disebut slipmat yg dapat mensupport/mendukung gerakan-gerakan cepat tersebut. Dalam dunia turntable, biasanya terdapat dua jenis slipmat yaitu Slipmat Khusus dan biasa, ini penjelasan tentang Slipmart :
  1. Slipmat khusus Scratch: Karakter slipmat lebih tipis, lembut dan slippery (licin dan baik untuk scratching).
  2. Slipmat Biasa: Karakter slipmat lebih tebal, sedikit kasar, dan tidak terlalu slippery (sedikit kesat untuk scratching).
Di Indonesia memang agak susah untuk mencari slipmat khusus Scratch. Ini mungkin karena banyak orang lebih berminat untuk membeli tipe biasa yg cocok buat mixing. Tapi jangan khawatir, dengan slipmat biasapun kita tetap bisa gunakan untuk scratching dengan melakukan sedikit trik yaitu menambahkan sebuah alas plastik tipis dibawahnya yg akan membuat slipmat biasa menjadi lebih licin dan enak untuk digunakan buat scratching.

Untuk mempelajari scratching, tidak ada yg namanya instant atau bisa dikatakan tidak ada cara paling praktis dan cepat karena scratching membutuhkan waktu untuk latihan dan menyesuaikan part-by-part teknik yang akan digunakan. Kamu harus bisa bersabar untuk berlatih tehnik-tekniskkcratch satu persatu untuk membiasakan diri terlebih dulu, lalu setelah terbiasa kamu bisa imporvisasi dan menggunakan kreatifitas sendiri untuk membangun showcase atau scratch combo.

Kebanyakan DJ scratch atau turntablist merubah posisi turntablenya dari posisi standard horizontal ke posisi battle vertical. Pengaturan posisi biasanya dilakukan dengan maksud untuk memberikan ruang lebih agar pada saat kamu melakukan scratching, kamu tidak terganggu dengan tone arm atau gagang turntable. Hal ini juga dilakukan demi menghindari ketidak sengajaan kita untuk menyentuh tonearm yg mengakibatkan skip atau kerusakan pada jarum.

Berikut ini Hal - hal  Penting Yang Wajib Diperhatikan Ketika melakukan Teknik Scratching

Mencari Sample Untuk Digunakan Berlatih
Dengarkan beberapa rekaman yaitu dengan mencari moment singkat yang bisa kamu gunakan untuk membuat lagumu sendiri. Break-Beat yang jadi moment saat seluruh alat musik telah berhenti dan hanya drum yang terus di mainkan dan ini sering digunakan sebagai patokan irama pada track Hip Hop, sedangkan untuk track instrumental biasanya bisa digunakan untuk alur melodi yang benar buat di satukan dengan Break-Beat. Dengarkan sebuah rekaman serta hentikan saat kamu mendapatkan sesuatu yang dapat kamu pakai, kemudian putar kembali rekaman itu dan coba temukan moment yang pas ketika suara tersebut dimulai.

Menandai Irama Untuk Memberikan Petunjuk Visual
Dulu, seorang DJ memberi tanda irama dengan memasang sebuah sticker bulat kemudian menempelkannya diatas rekaman pas di sebelah irama dengan posisi yang lebih kedepan dari bagian sample. Ini dilakukan untuk memberikan tanda petunjuk visual ketika dimulainya sebuah sample dan akan mendorong stylish kembali pada sampel jadinya sebuah irama dapat diciptakan. Sebagian DJ juga memilih buat tidak memakai sticker dipiringan vinylnya meski sebenarnya cara sticker ini merupakan cara yang terbilang klasik. Kamu dapat menandai irama dengan menggunakan cara apa saja sesuai dengan seleramu, bisa dengan selotip ataupun langsung melakukan prosess mixing.

Menghentikan Irama Menggunakan Ujung Jarimu
Setelah suara berhenti dimainkan, putarlah kembali rekaman tersebut dengan cara yang terbalik dengan kecepatan yg sama dengan kecepatan ketika di putar normal. Suara ini bakal terdengar seperti ketika kamu menekan tombol putar balik atau reverse pada turntablemu dan juga suara scratch klasik di peroleh dari melodi diam yang pas mirip suara terompet ataupun efek suara panjang lainnya dengan memutar piringan tersebut berulang kali dititik suara tersebut terdengar jadinya di hasilkan suara sracth yang terbilang unik. Mencari Irama Yang Pas Pada Rekaman Milikmu
Scratch bakal terasa seperti sedang menonton sebuah film yang di penuhi dengan adegan ledakan serta pada awalnya bakal sangat mengasyikkan tetapi akan terasa membosankan setelah beberapa menit. Buat melakukan teknik scratching yang benar, pasang sample dan juga manipulasilah rekamanmu dari sebuah irama serta cari irama yang pas untuk mengembangkan musikmu. Carilah break beat di lagu yang kamu sukai, terutama lagu soul serta R&B sebab umumnya mempunyai break beat yang pas untuk mengembangkan musikmu.
Mendorong Rekaman Hingga Melewati Sample
Kamu dapat menghasilkan suara yang bernada tinggi dengan caara melakukan hal yang serupa ketika kamu memutar vinyl dengan cara terbalik kemudian tarik dengan kecepatan sama dan juga lakukan ini ketika kamu memainkan musikmu, teknik ini di kenal dengan nama yaitu Baby scratching. Dimulai dengan ketukan/beat yang pelan kemudian percepat saat kamu lagi memainkan lagu dan juga saat kamu melakukannya di kecepatan yang ideal, cobalah untuk variasikan ritmenya dengan memberi jeda diketukan yang telah kamu kembangkan.

Mendengarkan Beat Maker Lain Untuk Mempelajari Irama Beatnya
Lakukan riset soal beat-making serta lihat cara para DJ yang lainnya serta produser kesukaanmu dalam menghasilkan ketukan serta menambah bunyi dan juga teksture dari banyak sumber.

Mempelajari Beat Matching Agar Terbiasa Dengan Hitungan BPM Pada Sebuah Sample
Sangat penting buat kamu menyamakan irama se buah sample dengan sample lainnya atau musikmu akan terdengar amat kacau.

Pergunakan metronom ketika sedang berlatih supaya kamu terbiasa dengan hitungan BPM dari banyak sample yang berbeda kemudian sesuaikan antara sample yang satu dan juga dengan yang lainnya serta kembangkan musikmu dengan menyesuaikan beat tersebut. Beberapa DJ bakal menandai hitungan ketukan per menit atau BPM pada rekaman mereka membuatnya bisa dengan mudah untuk mengembangkan lagu beserta ketukan ketika mengerjakannya.

Melapisi Suara Untuk Meciptakan Musik Yang Bagus
Lakukan riset dan mainkan beragam bunyi serta tekstur supaya menghasilkan musik yang indah. Untuk beberapa DJ, salah satu tujuan mereka ialah mengekstrak sample dan sumber yang tidak terduga seperti rekaman pembicaraan, dan musik lounge yang mudah didengarkan atau jazz latin yang diubah menjadi sebuah musik dance yang indah. Aturan utama pada seorang turntablist ialah mengkombinasikan seluruh hal dengan treck drum hasil dari sebuah permainan Meters supaya terlihat bagus.

Memainkan Rekamanmu Dengan Kecepatan Yang Berbeda Dan Tidak Monoton
Jangan hanya terpaku dengan track yang memiliki kecepatan sama buat mencocokkan iramanya juga satu – satunya batasan untuk menciptakan sebuah musik yaitu cuma imajinasi kamu sendiri.


Jangan Melakukan Scratching Secara Berlebihan
Tak ada yang bakal senang jika seorang DJ cuma menghasilkan sesi performnya dengan teknik scratch saja. Anggaplah scratching cuma sebagai tambahan dalam se buah lagu dan juga tak menggunakan scratching untuk hal utama dalam menciptakan sebuah musik. Biasanya hanya terdapat 1 atau 2 sesi solo gitar dalam se buah lagu rock serta begitu pula halnya dengan scratching itu sendiri yang hanya boleh di lakukan 1 atau 2 kali saja dalam sebuah melodi DJ.

Pelajarilah Teori Yang Dasar Pada Musik
Seorang turntablist profesional adalah seorang pemain perkusi dengan artian kamu kudu paham mengenai ritme yang baik dan benar.

Pertama kamu berlatih teknik scratching pada se buah musik dan pada akhirnya nanti kamu akan membikin sebuah musik menggunakan rekaman yang lainnya. Saat kamu sedang scratching di sebuah irama, maka kamu pun melakukan scratching di ritmenya serta jika kamu mengerti ritme secara menyeluruh maka kamu dapat mengembangkan skill kamu untuk memproduksi ulang ritmenya dengan baik.

Pelajari Cara Untuk Menghitung Ketukan Pada Sebuah Lagu
Cara terbaik untuk mempelajari ketukan ialah dengan memainkan drum snare serta setelah kamu dapat menyanyikan ketukan tersebut maka kamu dapat memulai untuk memakainya sebagai dasar teknik scratching yang bakal kamu kembangkan.(berbagai sumber)

No comments:

Powered by Blogger.