Header Ads

10 Masalah Pada Kulit Yang Sering Diabaikan

Permasalahan  gangguan pada kulit bisa disebabkan banyak hal seperti  alergi, kosmetik, sinar matahari, stres, dan bahkan polusi. Karena tidak mengetahui masalah kulit yang tengah dihadapi maka orang sering mengabaikan  dan tidak mengobatinya.
Kondisi tersebut diatas justru menjadikan kondisi kulit yang bermasalah justru semakin buruk. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika anda lebih mengenal masalah pada kulit yang seringkali diabaikan padahal bisa saja itu berisiko buruk bagi kesehatan.

Seperti yang pernah  dilansir Health Me Up, inilah 10 masalah kulit yang kerap diabaikan, seperti dijelaskan oleh Dr Rickson Pereira, MD, konsultan dermatolog (dermatologi, kelamin, dan kusta) di Dr Minal’s Dermatherapie Centre berikut ini:

1. Rosacea

Jenis penyakit kulit yang umum dan cenderung mudah memerah tanpa adanya benjolan seperti jerawat, pori-pori besar, atau tekstur kulit yang kasar. Kulit mungkin akan sangat sensitif sehingga terkadang terasa seperti menyengat dan membakar. Stres, sinar matahari, makanan pedas, alkohol, dan banyaknya perawatan kulit bisa memperparah Rosacea. Obat oral atau obat anti-inflamasi topikal bisa mengobati penyakit ini. Sebaiknya hindari produk perawatan yang ditujukan untuk kulit sensitif.

2. Dermatosis papulosa nigra (DPN)

Adalah bintik kecil dan coklat kehitaman yang banyak pada wajah serta leher. Biasanya masalah ini muncul selama masa pubertas dan meningkat seiring bertambahnya usia. Riwayat keluarga juga bisa jadi penyebabnya. DPN tidak berbahaya dan bisa diobati.

3. Jenis kulit sensitif

Kondisi di mana kulit rentan terhadap gatal-gatal, terbakar, dan juga kemerahan akibat menggunakan kosmetik atau peralatan mandi tertentu. Kulit juga bisa sensitif terhadap prosedur facial atau perawatan kulit lainnya. Untuk menjaga kulit sensitif, pilihlah pembersih yang bebas sulfat dan pakai pelembab khusus. Hindari produk perawatan kulit yang mengandung alkohol, alpha hydroxy acids, dan asam salisilat. Tabir surya atau make up kaya mineral biasanya cocok untuk kulit sensitif.

4. Milia

Milia berbentuk kecil seperti mutiara yang mengandung kista dan muncul tepat di bawah permukaan kulit. Milia bisa muncul pada semua usia tetapi lebih sering terjadi pada mereka yang sering berjemur. Untuk mengatasinya bisa menggunakan krim yang mengandung retinol sehingga mengurangi pembentukan Milia baru.

5. Keratosis Pilaris

Merupakan benjolan pada kulit yang sedikit berwarna merah. Masalah ini biasanya dimulai saat remaja dan terjadi di lengan bagian luar, punggung, dan wajah meskipun jarang. Hal ini terjadi karena kulit tertahan saat mendapat tekanan yang keras ketika membuka folikel rambut. Kulit terasa tidak rata dan 'berduri'. Keratosis pilaris bisa diobati dengan pelembab dan obat pengelupas yang mengandung alpha hydroxy acids.

6. Polymorphous light eruption (PMLE)

Polymorphous light eruption (PMLE) adalah respon abnormal kulit terhadap sinar matahari. PMLE bisa berbentuk kulit yang putih dan sedikit kemerahan bahkan menimbulkan gatal di leher, wajah, atau lengan bagian luar. PMLE membutuhkan penanganan dokter kulit untuk menghilangkannya meskipun akan ada sisa noda. Tabir surya bisa digunakan agar PMLE tidak kambuh.

7. Pityriasis alba

Kondisi ini umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja dengan gejala kulit kering, bercak pucat di wajah dan adanya infeksi jamur (pityriasis versicolor) atau vitiligo. Pityriasis alba tidak berbahaya dan bisa diobati dengan pelembab atau krim steroid ringan.

8. Pigmentary demarcation lines (PDL)

Adalah pola alami pada kulit yang terdiri dari daerah berwarna gelap dengan transisi ke kulit yang berwarna terang. PDL terjadi pada lengan, dada, wajah, dan kaki. PDL pada wajah sering dialami perempuan disertai vercak kecoklatan pada pipi, dahi, dan di bawah area mata. Untuk meringankan garis gradasi tersebut, hindari paparan sinar matahari berlebih, gunakan tabir surya serta krim pemutih, dan Q-switched laser.

9. Acanthosis nigricans

Kondisi kulit yang berwarna cokelat tua samapi hitam. Biasa terjadi di lipatan tubuh seperti di bawah mata, leher, ketiak, selangkangan, siku, lutut, dan jari. Yang sering terjadi yakni penggelapan di ketiak, leher, dan kadang di bawah mata. Untuk menghilangkannya, bisa dengan olahraga dan diet untuk menurunkan berat badan karena lipatan pada kulit tersebut juga dipengaruhi oleh tubuh seseorang, gemuk atau tidak.

10. Macular amiloidosis

Kulit berwarna coklat abu-abu dengan struktur yang agak kasar dan sering terjadi di punggung atas, lengan bagian luar, siku, dan wajah. Penyebabnya bisa kerana menggosok kulit terlalu kuat, paparan sinar matahri atau tiroid yang kurang aktif. Kombinasi krim pengelupas kulit dan laser bisa mengatasinya meskipun ini tidak bisa dihilangkan.

Tetaplah Jaga Kesehatan

No comments:

Powered by Blogger.