Header Ads

Manfaat Kulit Pisang

Banyak  manfaat yang bisa didapatkan dari buah pisang, bukan hanya untuk kesehatan tetapi juga untuk kecantikan, dan ternyata tidak itu saja,Kulit pisang juga ternyata mempunyai banyak manfaat Berikut ini  manfaat dari kulit pisang :

1. Sebagai pereda nyeri.

Kulit pisang mengandung sejumlah minyak nabati juga senyawa tertentu yang sangat baik meredam rasa nyeri. Caranya cukup mudah, tenpekan kulit pisang yang sudah dibersihkan dan juga masih dalam keadaan segar pada bagian tubuh Anda yang mengalami rasa nyeri karena terbakar atau tergores benda tajam.

2. Mengatasi rasa gatal.

Jika Anda sering merasakan gatal akibat gigitan serangga dan juga semut, gunakan kulit pisang. Cukup tempelkan di permukaan kulit yang gatal.

3. Mempercepat penyembuhan luka.

Jika Anda punya luka yang sudah tertutup lapisan kulit menghitam dan tampak mengganggu, cukup tempelkan kulit pisang agar lapisan kulit hitam tersebut segera hilang tanpa bekas.

4. Melenyapkan sakit kepala.

Caranya, cukup haluskan kulit pisang dan tempel pada bagian kepala seperti mengkompres. Dalam beberapa waktu, sakit kepala Anda akan hilang.

5. Melenyapkan jerawat.

Caranya sama seperti yang lain. Cukup ditempelkan. Bisa juga dihaluskan dan kemudian dibuat seperti masker. Gunakan di malam hari.

6. Sebagai sumber tenaga alternatif.

Penelitian terbaru membuktikan kulit pisang mengandung tenaga listrik sehingga bisa menjadi tenaga batu batre.

7. Mengusir kutil pengganggu.

Kutil memang biasanya kecil, tapi tetap saja mengganggu. Hal ini bisa Anda atasi dengan kulit pisang. caranya cukup tempelkan kulit pisang pada kutil, tahan lalu rekatkan dengan plaster dan biarkan selama mungkin. Lakukan hal ini sampai kutil berhenti tumbuh dan hilang sepenuhnya dari kulit.

8. Pengganti semir sepatu.

caranya cukup mudah, kupas kulit pisang dan gunakan kulit tersebut ke sepatu Anda.

9. Sebagai penjernih air dan minyak.

Kulit pisang yang paling baik adalah jenis pisang emas. Caranya, cukup masukkan ke dalam air dan juga minyak yang hendak dijernihkan.

No comments:

Powered by Blogger.