Header Ads


Nongkrong bareng "Kaku" di pasar senggol Kampung Baru Singaraja

Wajah yang seram ternyata tidak selalu mencerminkan perilaku yang seram pula, seperti contohnya "Kaku" panggilan untuk seorang anak muda (tampak di foto) yang setiap malam  biasa dijumpai di seputar pasar senggol depan stadion Kampung Baru Singaraja.


Kaku memang tidak seseram wajah dan tubuhnya  yang dipenuhi tatto. Kesan Ini terlihat saat  beberapa waktu lalu pernah ngobrol sambil minum kopi bareng dia dan  ternyata dia orangnya lugu dan lucu.

Menurut ceritanya dia tinggal bersama bapaknya di Kampung Kebon dekat dengan kantor Kelurahan Kampung Baru. Setiap malam dia  kerjanya meminta belas kasihan (keikhlasan) orang - orang yang berbelanja di seputaran pasar senggol untuk memberikan  dia sedikit uang "receh".

Ketika di tanya berapa hasil semalam dari meminta - minta (mengemis), dia hanya tertawa sambil "Nyengir", melihat dia tersenyum hilang semua "kesan seram" diwajahnya yang bertato. Tak terasa keasyikan minum kopi dan mendengarkan cerita si "Kaku"  waktu sudah menunjukan pukul 22.00 WITA, akupun beranjak untuk pamit dan balik ke rumah. Thanks "Kaku".



2 comments:

  1. kaku kan ga bisa makan nasi. makannya roti . udah kayak bule

    ReplyDelete

Powered by Blogger.