Header Ads


Sinopsis Film " Rumah di Seribu Ombak "

Film drama Rumah Di Seribu Ombak garapan Erwin Arnada,Eko Kristianto pada rumah produksi Tabia Films & Winmark ini merefleksikan keberanian hidup dengan nilai-nilai keluarga yang inspiratif dan sudah mulai  di tayangkan pada bioskop cinema 21 diseluruh tanah air.

Film yang merupakan hasil adaptasi novel laris karangan Erwin Arnada yang berjudul serupa, bercerita  mengenai persahabatan dua anak yang sama sama memiliki trauma serta rahasia besar pada masa lalu. Mereka saling membantu buat bisa membalikkan trauma tersebut jadi keberhasilan

Sinopsis Rumah di Seribu Ombak

Awalnya adalah persahabatan seorang bocah muslim Bernama SAMIHI, 11 tahun dan WAYAN MANIK (YANIK),12 tahun bocah Hindu di Singaraja. Mereka saling bertemu dan tumbuh bersama, mengikat persahabatan karena sama-sama punya ketakutan besar dan duka dalam hidupnya SAMIHI punya ketakutan terhadap air, laut dan alam bebas, karena sejak kecil Ia dilarang orang tuanya mendekati air, sungai, laut dan alam yang bisa mengancam keselamatan dirinya. Ia tidak bisa renang, takut ke laut. Padahal dua hal ini yang menjadi permainan anak Singaraja.

Sementara WAYAN MANIK, punya trauma terhadap kekerasan yang dialaminya sejaka lama, yang dilakukan pria asing bernama ANDREW Kemiskinan membuat WAYAN MANIK tak bisa sekolah dan tak bisa menikmati masa kanak-kanaknya. Ia harus bekerja keras sebagai guide tur lumba--lumba di pantai Lovina. Ia hanya tinggal dengan ibunya yang sakit sakitan.


Film “Rumah di Seribu Ombak” ini yang banyak mengambil lokasi syuting di Kabupaten Buleleng.

Official Trailer Rumah di Seribu Ombak :


(video dari  youtube)

Related post :

- Pantai Lovina yang Eksotis 
- Pelabuhan Buleleng Tempo Dulu
- Pantai Pura Penimbangan tempat nongkrong favorit di kota singaraja

No comments:

Powered by Blogger.